Pembinaan kesiswaan adalah usaha, tindakan, atau kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah secara efektif dan efisien untuk mengoptimalkan potensi siswa agar tumbuh dan berkembang secara utuh dalam berbagai aspek kehidupannya, baik di sekolah maupun di luar sekolah sehingga terbentuk individu siswa yang sesuai dengan tujuan pendidikan di MAN Insan Cendekia Gowa pada khususnya, dan tujuan pendidikan nasional pada umumnya.
Sistem pembinaan kesiswaan MAN Insan Cendekia Gowa adalah model pembinaan kesiswaan yang tertata secara formal dan didesain secara kelembagaan sehingga segala bentuk kebijakan baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, maupun pengevaluasian selalu dirumuskan secara kelembagaan dan resmi di bawah pertanggungjawaban Kepala Madrasah.
Pembinaan kesiswaan secara umum dilaksanakan dengan tujuan menunjang pencapaian tujuan pendidikan madrasah pada umumnya dan menunjang keberhasilan belajar siswa pada khususnya.
Sasaran dan subjek pembinaan kesiswaan adalah seluruh siswa. Semua perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembinaan kesiswaan bertolak pada bakat, minat siswa, serta sepenuhnya diarahkan untuk menunjang peningkatan kemampuan dan pencapaian tujuan belajar siswa.
Pembinaan kesiswaan merupakan pembinaan terpadu dengan ruang lingkup pembinaan mencakup seluruh aspek kehidupan siswa di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pembinaan tersebut secara khusus meliputi pembinaan siswa. Baik dalam kehidupannya di sekolah, di masjid, di asrama, maupun kehidupan siswa di luar kampus.
Sifat
Pembinaan kesiswaan bersifat terpadu, artinya pembinaan kesiswaan mencakup semua aspek kehidupan dan semua aspek kebutuhan siswa, seperti kebutuhan pengembangan bakat dan minat, aspek sosio-religius, aspek pembiayaan, aspek ketersediaan sarana dan tenaga dan juga aspek keharmonisan dalam pengaturan waktu untuk pengembangan aspek akademik.
Pembinaan kesiswaan dilaksanakan dengan pendekatan dari, oleh, dan untuk siswa. Dengan demikian, seluruh tahapan dari setiap bentuk kegiatan pembinaan kesiswaan selalu melibatkan siswa secara langsung maupun tidak langsung dengan memerhatikan aspirasi positif yang dimiliki siswa serta tujuan pendidikan sekolah.
Materi pembinaan kesiswaan di MAN Insan Cendekia Gowa adalah:
Jalur pembinaan kesiswaan adalah bidang pembinaan yang dijadikan sebagai media penyelenggaraan kegiatan pembinaan kesiswaan yang meliputi:
Penegakan disiplin dilaksanakan dengan prinsip bahwa siswa MAN Insan Cendekia Gowa harus bisa bersikap disiplin, baik disiplin waktu, disiplin dalam berpakaian, dalam mengerjakan tugas-tugas, dan lain sebagainya. Pembinaan kedisiplinan di MAN Insan Cendekia Gowa dilakukan oleh semua pendidik dan tenaga kependidikan dan secara khusus dibentuk oleh Tim Kedisiplinan yang bertugas mengontrol kehidupan disiplin siswa melalui razia barang-barang, mencatat pelanggaran tata tertib siswa, memberi sanksi bagi pelanggaran tata tertib dan mengadministrasikan data disiplin siswa.
Pembinaan kesiswaan jalur latihan kepemimpinan dan berorganisasi adalah jalur pembinaan kesiswaan yang berusaha memberi bekal pengetahuan maupun pengalaman kepada siswa untuk memimpin dirinya, orang lain, dan lingkungannya dalam mengikuti kegiatan sekolah dan kehidupan. Pembinaan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan untuk mencapai keberhasilan pendidikan siswa di sekolah, di masjid, asrama, atau secara umum untuk menunjang tercapainya tujuan pendidikan MAN Insan Cendekia Gowa.
Jalur kegiatan ekstrakurikuler adalah pembinaan peserta didik yang berusaha memberi penyaluran minat, bakat, perluasan wawasan, serta kemantapan iman dan takwa melalui bentuk-bentuk kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan di luar program kurikuler untuk menunjang pencapaian tujuan pendidikan MAN Insan Cendekia Gowa.
Adapun program kerja kesiswaan dan deskripsi singkat kegiatannya yaitu:
Melaksanakan pembinaan OSIM yang mencakup pemilihan ketua OSIM/MPS, struktur kepengurusan OSIM, program kerja OSIM dan evaluasinya.
Melaksanakan kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) siswa baru dimana siswa baru dikenalkan lingkungan madrasah, kebiasaan dan budaya madrasah, tata tertib, sistem pembelajaran termasuk mengenalkan guru dan tenaga kependidikannya, keunikan/kekhasan dan keunggulan madrasah.
Melaksanakan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup pengorganisasian, pengembangan minat dan bakat siswa, serta evaluasi rutin terhadap kegiatan dan pencapaian ekstrakurikuler.
Mengkoordinasikan pelaksanaan Ujian Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB) serta proses registrasi siswa baru sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Menyelenggarakan kegiatan yang memperkenalkan berbagai profesi dan jalur karir kepada siswa melalui seminar, talkshow, dan interaksi langsung dengan praktisi profesional.
Melaksanakan pembinaan dan seleksi siswa untuk mengikuti kompetisi akademik dan non-akademik yang diselenggarakan oleh Puspresnas Kemdikbud dan Kemenag mulai dari tingkat sekolah sampai tingkat nasional seperti OSN, KSM, MYRES, OPSI, FLS3N dan LDBI.
Melaksanakan pelatihan kepemimpinan bagi pengurus OSIM dan siswa lainnya untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta keterampilan organisasi.
Melaksanakan kegiatan bimbingan dan konseling bagi siswa kelas X dalam memilih minat/jurusannya serta pendampingan siswa kelas XII dalam menentukan pilihan studi lanjutan di perguruan tinggi.
Melaksanakan upacara bendera serta kegiatan yang berkaitan dengan peringatan hari besar nasional untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
Membimbing siswa agar aktif berpartisipasi dalam berbagai lomba dan kegiatan di tingkat lokal, regional, maupun nasional sebagai bentuk pengembangan diri dan prestasi.
Menyusun dan mengoordinasikan jadwal pelaksanaan apel pagi dan upacara bendera sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa serta keterlibatan guru.
Melakukan pengawasan, penegakan aturan tata tertib siswa serta pembinaan kedisiplinan untuk menciptakan iklim belajar yang tertib dan kondusif.
Melaksanakan seleksi dan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi serta menentukan siswa yang mewakili madrasah dalam berbagai kegiatan.
Memberikan pelatihan dasar jurnalistik kepada siswa yang berminat dalam dunia kepenulisan, publikasi, dan media, sebagai bekal dalam kegiatan majalah dinding dan media madrasah.
Membentuk dan membina klub-klub yang berbasis mata pelajaran untuk mengembangkan minat dan potensi akademik siswa secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Menyelenggarakan kunjungan edukatif ke perguruan tinggi untuk memberikan wawasan langsung kepada siswa tentang kehidupan kampus, jurusan, dan prospek masa depan.